Kumpulan Peribahasa dari A (Bagian.1)

  
peribahasa dari a


  ABAI
1. Ombak kecil jangan diabai-kan: Persoalaan atau masalah kecil jangan di anggap enteng, karena bisa menimbulkan bencana.

  ABANG
2. Ada uang abang sayang, tak ada uang abang ditendang: Cinta seorang perempuan yang tidak sepenuh hati, cintanya hanya karena uang atau hartanya saja.

  ABU
3. Berdiang di abu dingin: Meminta pertolongan pada orang yang tidak bisa menolong.
4. Susah jadi abu arang: Sudah rusak sama sekali, tidak bisa diperbaiki.
5. Mengabui mata orang: Orang yang suka memberdayai dan menipu orang lain.
6. Kalah jadi abu menang jadi arang: Menang kalah sama-sama merugi.

  ABUN
7. Belum dapat sudah diabun: Belum di peroleh tetapi bertingkah laku seolah-olah sudah memiliki.
8. Gila di abun-abun: Menghayal atau mengharapkan sesuatu yang mustahil di dapat.
  ACAP
9. Acap berulang yang jauh jadi dekat: Karena sering di kunjungi, yang jauh lama kelamaan jadi lebih dekat.
10. Acap melempar akan jatuh juga: Karena yakin lambat laun akan dapat juga, karena rajin lambat laun akan berhasil juga.

  ADA
11. Ada gula ada semut: Dimana ada rezeki, disitu banyak orang yang mendatangi.
12. Ada udang dibalik batu: Ada maksud tertentu yang tersembunyi.
13. Tak ada rotan, akar pun jadi: Tak ada yang baik, yang kurang baik pun jadi.
14. Ada sama dimakan, ada sama dicari: Susah senang ditanggung bersama.
15. Ada ubi ada talas, ada budi ada balas: Setiap bentuk perbuatan baik, balasannya baik pula.
16. Ada asap ada api: Ada akibat, pasti ada sebab.
17. Ada air ada ikan: Dimana pun kita berada, niscaya ada rezeki.
18. Ada batang cendawan tumbuh: Dimana pun kita berada niscaya rezeki pasti akan ada.
19. Ada hujan ada panas: Ada baik ada buruk, ada susah ada senang.
20. Tak ada harimau yang memakan anaknya: Tak ada orang tua yang ingin mencelakakan anaknya.
21. Asal ada kecil pun pada: Tidak ada rezeki banyak, yang sedikit pun boleh juga.

  ADAT
22. Adat di junjung, lembaga di sanjung, pusaka sama di jaga: Adat istiadat dan kebiasaan lama sejak nenek moyang serta segala peraturan dan kaidahnya itu, harus dihormati dan dipatuhi serta di jaga bersama kelestariannya.
23. Kalau hidup tiada beradat, disitulah tanda kiamat: Kalau hidup tiada aturan dan adab, maka celaka dan tidak selamat kelak.
24. Tahu adat dengan lembaga: Tahu diri mengikuti aturan dan hukum masyarakat, serta kearifan sosial.
25. Adat diisi lembaga dituang: Segala persyaratan di penuhi. Petuah adat, bahwa segala sesuatu yang hendak dilakukan atau du kerjakan harus mengikuti yang telah di biasakan atau telah diadatkan dalam persyaratannya.


     Baca selanjutnya : Peribahasa dari A bagian ke 2

0 Response to "Kumpulan Peribahasa dari A (Bagian.1)"

Post a Comment

Berkata dan berkomentar lah dengan baik, karena setiap omongan dan perkataan bisa meracuni diri mu sendiri

Iklan Atas Artikel

Ads by Google

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel